Al Quran Surat Asy-Syu`ara` Ayat 208-227 Terjemahan Bahasa Indonesia | Mushaf.id
Cari 
 
   

سورة الفرقان PREV

سورة الشّعراء

Surat Asy-Syu`ara`

(Penyair)

Mekkah - 227 Ayat
0:00
0:00


Muqadimah Surat Asy-Syu`ara`

surat ini terdiri dari 227 ayat termasuik golongan surat-surat Makikyyah. DInamakan 'Asy Syu'araa' (kata jamak dari 'Asy Syaa'ir' yang berarti penyair) diambil dari kata 'Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena deemikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Qur'an dituduh sebagai penyair, Al Qur'an adalah wahyu Allah, bhukan buatan manusia.

Pokok isinya:

1.Keimanan:

Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasul-rasul-Nya dan keselamatan mereka. Al Qur'an benar-benar wahyu Allah yang dibawa rutun kedunia oleh Malaikat Jibril a.s. (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

2.Hukum-hukum:

Keharusan memenuhi takaran dan timbangan; larangan mengugubah syair yang berisi cacian-cacian, khufurat-khufurat, dan kebohongan-kebohongan.

3.Kisah-kisah:

Kisah-kisah Nabi MUsa aa.s. dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya ('A ad), kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib a.s. dengan penduduk Aikah.

4.Dan lain-lain:

Kebinasaan suatu bangsa atatu umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama; tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan pperobahan-perobahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya; turunnya kitab Al Qur'an dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab-kitab suci dahulu.

Bismillahirrahmaanirrahiim
  

وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنْذِرُونَ ﴿ ٢٠٨

wamaa ahlaknaa min qaryatin illaa lahaa mundziruuna

[26:208] Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;

  

ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ ﴿ ٢٠٩

dzikraa wamaa kunnaa zhaalimiina

[26:209] untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.

  

وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ ﴿ ٢١٠

wamaa tanazzalat bihi alsysyayaathiinu

[26:210] Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.

  

وَمَا يَنْبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ ﴿ ٢١١

wamaa yanbaghii lahum wamaa yastathii'uuna

[26:211] Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.

  

إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ ﴿ ٢١٢

innahum 'ani alssam'i lama'zuuluuna

[26:212] Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu.

  

فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ ﴿ ٢١٣

falaa tad'u ma'a allaahi ilaahan aakhara fatakuuna mina almu'adzdzabiina

[26:213] Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.

  

وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ ﴿ ٢١٤

wa-andzir 'asyiirataka al-aqrabiina

[26:214] Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,

  

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿ ٢١٥

waikhfidh janaahaka limani ittaba'aka mina almu/miniina

[26:215] dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.

  

فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ ﴿ ٢١٦

fa-in 'ashawka faqul innii barii-un mimmaa ta'maluuna

[26:216] Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan";

  

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ﴿ ٢١٧

watawakkal 'alaa al'aziizi alrrahiimi

[26:217] Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

  

الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ ﴿ ٢١٨

alladzii yaraaka hiina taquumu

[26:218] Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),

  

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ ﴿ ٢١٩

wataqallubaka fii alssaajidiina

[26:219] dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.

  

إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ﴿ ٢٢٠

innahu huwa alssamii'u al'aliimu

[26:220] Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

  

هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ ﴿ ٢٢١

hal unabbi-ukum 'alaa man tanazzalu alsysyayaathiinu

[26:221] Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?

  

تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ ﴿ ٢٢٢

tanazzalu 'alaa kulli affaakin atsiimin

[26:222] Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,

  

يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ﴿ ٢٢٣

yulquuna alssam'a wa-aktsaruhum kaadzibuuna

[26:223] mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.

  

وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ ﴿ ٢٢٤

waalsysyu'araau yattabi'uhumu alghaawuuna

[26:224] Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

  

أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ ﴿ ٢٢٥

alam tara annahum fii kulli waadin yahiimuuna

[26:225] Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,

  

وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ ﴿ ٢٢٦

wa-annahum yaquuluuna maa laa yaf'aluuna

[26:226] dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?

  

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانْتَصَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ ﴿ ٢٢٧

illaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati wadzakaruu allaaha katsiiran waintasharuu min ba'di maa zhulimuu wasaya'lamu alladziina zhalamuu ayya munqalabin yanqalibuuna

[26:227] kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.


Semua 

سورة الفرقان PREV  NEXT سورة النّمل

SPECIAL THANKS :
  • ALLAH S.W.T
  • MUHAMMAD S.A.W
  • INDOWEBSITE
  • STACKOVERFLOW
  • QURAN DATABASE
  • EVERYAYAH.COM
MUSHAF.ID
(MUSHAF KITAB SUCI AL-QURAN, AL-QURANUL KARIM, QURAN, QURAN TERJEMAH BAHASA INDONESIA) ADALAH PROJECT PRIBADI MUHAMMAD FERDIAN.

©2022 MUSHAF.ID | ALL RIGHTS RESERVED.

Hosting & Domain di IndoWebsite