Al Quran Surat Asy-Syu`ara` Ayat 147-227 Terjemahan Bahasa Indonesia | Mushaf.id
Cari 
 
   

سورة الفرقان PREV

سورة الشّعراء

Surat Asy-Syu`ara`

(Penyair)

Mekkah - 227 Ayat
0:00
0:00


Muqadimah Surat Asy-Syu`ara`

surat ini terdiri dari 227 ayat termasuik golongan surat-surat Makikyyah. DInamakan 'Asy Syu'araa' (kata jamak dari 'Asy Syaa'ir' yang berarti penyair) diambil dari kata 'Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair-penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena deemikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Qur'an dituduh sebagai penyair, Al Qur'an adalah wahyu Allah, bhukan buatan manusia.

Pokok isinya:

1.Keimanan:

Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan rasul-rasul-Nya dan keselamatan mereka. Al Qur'an benar-benar wahyu Allah yang dibawa rutun kedunia oleh Malaikat Jibril a.s. (Ruuhul amiin) hanya Allah yang wajib disembah.

2.Hukum-hukum:

Keharusan memenuhi takaran dan timbangan; larangan mengugubah syair yang berisi cacian-cacian, khufurat-khufurat, dan kebohongan-kebohongan.

3.Kisah-kisah:

Kisah-kisah Nabi MUsa aa.s. dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh a.s. dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Hud a.s. dengan kaumnya ('A ad), kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib a.s. dengan penduduk Aikah.

4.Dan lain-lain:

Kebinasaan suatu bangsa atatu umat disebabkan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk agama; tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan pperobahan-perobahannya adalah bukti adanya Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah lembut terhadap pengikut-pengikutnya; turunnya kitab Al Qur'an dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab-kitab suci dahulu.

Bismillahirrahmaanirrahiim
  

فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿ ١٤٧

fii jannaatin wa'uyuunin

[26:147] di dalam kebun-kebun serta mata air,

  

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ ﴿ ١٤٨

wazuruu'in wanakhlin thal'uhaa hadhiimun

[26:148] dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut.

  

وَتَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا فَارِهِينَ ﴿ ١٤٩

watanhituuna mina aljibaali buyuutan faarihiina

[26:149] Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;

  

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿ ١٥٠

faittaquu allaaha wa-athii'uuni

[26:150] maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;

  

وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ ﴿ ١٥١

walaa tuthii'uu amra almusrifiina

[26:151] dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,

  

الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ ﴿ ١٥٢

alladziina yufsiduuna fii al-ardhi walaa yushlihuuna

[26:152] yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".

  

قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ﴿ ١٥٣

qaaluu innamaa anta mina almusahhariina

[26:153] Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;

  

مَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا فَأْتِ بِآيَةٍ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿ ١٥٤

maa anta illaa basyarun mitslunaa fa/ti bi-aayatin in kunta mina alshshaadiqiinaa

[26:154] Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar".

  

قَالَ هَٰذِهِ نَاقَةٌ لَهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَعْلُومٍ ﴿ ١٥٥

qaala haadzihi naaqatun lahaa syirbun walakum syirbu yawmin ma'luumin

[26:155] Shaleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.

  

وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿ ١٥٦

walaa tamassuuhaa bisuu-in faya/khudzakum 'adzaabu yawmin 'azhiimin

[26:156] Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar".

  

فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا نَادِمِينَ ﴿ ١٥٧

fa'aqaruuhaa fa-ashbahuu naadimiina

[26:157] Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,

  

فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ﴿ ١٥٨

fa-akhadzahumu al'adzaabu inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina

[26:158] maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

  

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿ ١٥٩

wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu

[26:159] Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

  

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ ﴿ ١٦٠

kadzdzabat qawmu luuthin almursaliina

[26:160] Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul,

  

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿ ١٦١

idz qaala lahum akhuuhum luuthun alaa tattaquuna

[26:161] ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?"

  

إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿ ١٦٢

innii lakum rasuulun amiinun

[26:162] Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

  

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿ ١٦٣

faittaquu allaaha wa-athii'uuni

[26:163] maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

  

وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿ ١٦٤

wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina

[26:164] Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.

  

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ ﴿ ١٦٥

ata/tuuna aldzdzukraana mina al'aalamiina

[26:165] Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,

  

وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ ﴿ ١٦٦

watadzaruuna maa khalaqa lakum rabbukum min azwaajikum bal antum qawmun 'aaduuna

[26:166] dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".

  

قَالُوا لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ ﴿ ١٦٧

qaaluu la-in lam tantahi yaa luuthu latakuunanna mina almukhrajiina

[26:167] Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir"

  

قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُمْ مِنَ الْقَالِينَ ﴿ ١٦٨

qaala innii li'amalikum mina alqaaliina

[26:168] Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu".

  

رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ ﴿ ١٦٩

rabbi najjinii wa-ahlii mimmaa ya'maluuna

[26:169] (Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".

  

فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ ﴿ ١٧٠

fanajjaynaahu wa-ahlahu ajma'iina

[26:170] Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,

  

إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ ﴿ ١٧١

illaa 'ajuuzan fii alghaabiriina

[26:171] kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.

  

ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ ﴿ ١٧٢

tsumma dammarnaa al-aakhariina

[26:172] Kemudian Kami binasakan yang lain.

  

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ ﴿ ١٧٣

wa-amtharnaa 'alayhim matharan fasaa-a matharu almundzariina

[26:173] Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.

  

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ﴿ ١٧٤

inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina

[26:174] Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

  

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿ ١٧٥

wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu

[26:175] Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

  

كَذَّبَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ الْمُرْسَلِينَ ﴿ ١٧٦

kadzdzaba ash-haabu al-aykati almursaliina

[26:176] Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul;

  

إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿ ١٧٧

idz qaala lahum syu'aybun alaa tattaquuna

[26:177] ketika Syu´aib berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?,

  

إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿ ١٧٨

innii lakum rasuulun amiinun

[26:178] Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.

  

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿ ١٧٩

faittaquu allaaha wa-athii'uuni

[26:179] maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;

  

وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿ ١٨٠

wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina

[26:180] dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

  

أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ ﴿ ١٨١

awfuu alkayla walaa takuunuu mina almukhsiriina

[26:181] Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;

  

وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ﴿ ١٨٢

wazinuu bialqisthaasi almustaqiimi

[26:182] dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.

  

وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ ﴿ ١٨٣

walaa tabkhasuu alnnaasa asyyaa-ahum walaa ta'tsaw fii al-ardhi mufsidiina

[26:183] Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan;

  

وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ ﴿ ١٨٤

waittaquu alladzii khalaqakum waaljibillata al-awwaliina

[26:184] dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".

  

قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ﴿ ١٨٥

qaaluu innamaa anta mina almusahhariina

[26:185] Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,

  

وَمَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَإِنْ نَظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ ﴿ ١٨٦

wamaa anta illaa basyarun mitslunaa wa-in nazhunnuka lamina alkaadzibiina

[26:186] dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.

  

فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِنَ السَّمَاءِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿ ١٨٧

fa-asqith 'alaynaa kisafan mina alssamaa-i in kunta mina alshshaadiqiina

[26:187] Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.

  

قَالَ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ ﴿ ١٨٨

qaala rabbii a'lamu bimaa ta'maluuna

[26:188] Syu´aib berkata: "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan".

  

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿ ١٨٩

fakadzdzabuuhu fa-akhadzahum 'adzaabu yawmi alzhzhullati innahu kaana 'adzaaba yawmin 'azhiimin

[26:189] Kemudian mereka mendustakan Syu´aib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.

  

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ ﴿ ١٩٠

inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina

[26:190] Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

  

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿ ١٩١

wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu

[26:191] Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

  

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿ ١٩٢

wa-innahu latanziilu rabbi al'aalamiina

[26:192] Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,

  

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ ﴿ ١٩٣

nazala bihi alrruuhu al-amiinu

[26:193] dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),

  

عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ ﴿ ١٩٤

'alaa qalbika litakuuna mina almundziriina

[26:194] ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,

  

بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ ﴿ ١٩٥

bilisaanin 'arabiyyin mubiinin

[26:195] dengan bahasa Arab yang jelas.

  

وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ ﴿ ١٩٦

wa-innahu lafii zuburi al-awwaliina

[26:196] Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.

  

أَوَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ آيَةً أَنْ يَعْلَمَهُ عُلَمَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿ ١٩٧

awa lam yakun lahum aayatan an ya'lamahu 'ulamaau banii israa-iila

[26:197] Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?

  

وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَىٰ بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ ﴿ ١٩٨

walaw nazzalnaahu 'alaa ba'dhi al-a'jamiina

[26:198] Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,

  

فَقَرَأَهُ عَلَيْهِمْ مَا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ ﴿ ١٩٩

faqara-ahu 'alayhim maa kaanuu bihi mu/miniina

[26:199] lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.

  

كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ ﴿ ٢٠٠

kadzaalika salaknaahu fii quluubi almujrimiina

[26:200] Demikianlah Kami masukkan Al Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka.

  

لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ ﴿ ٢٠١

laa yu/minuuna bihi hattaa yarawuu al'adzaaba al-aliima

[26:201] Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,

  

فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ ﴿ ٢٠٢

faya/tiyahum baghtatan wahum laa yasy'uruuna

[26:202] maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,

  

فَيَقُولُوا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُونَ ﴿ ٢٠٣

fayaquuluu hal nahnu munzharuuna

[26:203] lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?"

  

أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ ﴿ ٢٠٤

afabi'adzaabinaa yasta'jiluuna

[26:204] Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?

  

أَفَرَأَيْتَ إِنْ مَتَّعْنَاهُمْ سِنِينَ ﴿ ٢٠٥

afara-ayta in matta'naahum siniina

[26:205] Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,

  

ثُمَّ جَاءَهُمْ مَا كَانُوا يُوعَدُونَ ﴿ ٢٠٦

tsumma jaa-ahum maa kaanuu yuu'aduuna

[26:206] Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,

  

مَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يُمَتَّعُونَ ﴿ ٢٠٧

maa aghnaa 'anhum maa kaanuu yumatta'uuna

[26:207] niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.

  

وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنْذِرُونَ ﴿ ٢٠٨

wamaa ahlaknaa min qaryatin illaa lahaa mundziruuna

[26:208] Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;

  

ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ ﴿ ٢٠٩

dzikraa wamaa kunnaa zhaalimiina

[26:209] untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.

  

وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ ﴿ ٢١٠

wamaa tanazzalat bihi alsysyayaathiinu

[26:210] Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.

  

وَمَا يَنْبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ ﴿ ٢١١

wamaa yanbaghii lahum wamaa yastathii'uuna

[26:211] Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.

  

إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ ﴿ ٢١٢

innahum 'ani alssam'i lama'zuuluuna

[26:212] Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu.

  

فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ ﴿ ٢١٣

falaa tad'u ma'a allaahi ilaahan aakhara fatakuuna mina almu'adzdzabiina

[26:213] Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.

  

وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ ﴿ ٢١٤

wa-andzir 'asyiirataka al-aqrabiina

[26:214] Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,

  

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿ ٢١٥

waikhfidh janaahaka limani ittaba'aka mina almu/miniina

[26:215] dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.

  

فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ ﴿ ٢١٦

fa-in 'ashawka faqul innii barii-un mimmaa ta'maluuna

[26:216] Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan";

  

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ﴿ ٢١٧

watawakkal 'alaa al'aziizi alrrahiimi

[26:217] Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

  

الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ ﴿ ٢١٨

alladzii yaraaka hiina taquumu

[26:218] Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),

  

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ ﴿ ٢١٩

wataqallubaka fii alssaajidiina

[26:219] dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.

  

إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ﴿ ٢٢٠

innahu huwa alssamii'u al'aliimu

[26:220] Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

  

هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ ﴿ ٢٢١

hal unabbi-ukum 'alaa man tanazzalu alsysyayaathiinu

[26:221] Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?

  

تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ ﴿ ٢٢٢

tanazzalu 'alaa kulli affaakin atsiimin

[26:222] Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,

  

يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ﴿ ٢٢٣

yulquuna alssam'a wa-aktsaruhum kaadzibuuna

[26:223] mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.

  

وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ ﴿ ٢٢٤

waalsysyu'araau yattabi'uhumu alghaawuuna

[26:224] Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

  

أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ ﴿ ٢٢٥

alam tara annahum fii kulli waadin yahiimuuna

[26:225] Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,

  

وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ ﴿ ٢٢٦

wa-annahum yaquuluuna maa laa yaf'aluuna

[26:226] dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?

  

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانْتَصَرُوا مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ ﴿ ٢٢٧

illaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati wadzakaruu allaaha katsiiran waintasharuu min ba'di maa zhulimuu wasaya'lamu alladziina zhalamuu ayya munqalabin yanqalibuuna

[26:227] kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.


Semua 

سورة الفرقان PREV  NEXT سورة النّمل

SPECIAL THANKS :
  • ALLAH S.W.T
  • MUHAMMAD S.A.W
  • INDOWEBSITE
  • STACKOVERFLOW
  • QURAN DATABASE
  • EVERYAYAH.COM
MUSHAF.ID
(MUSHAF KITAB SUCI AL-QURAN, AL-QURANUL KARIM, QURAN, QURAN TERJEMAH BAHASA INDONESIA) ADALAH PROJECT PRIBADI MUHAMMAD FERDIAN.

©2022 MUSHAF.ID | ALL RIGHTS RESERVED.

Hosting & Domain di IndoWebsite