Al Quran Surat Al-Jasiyah ayat 24 Terjemahan Bahasa Indonesia | Mushaf.id
Cari 
 
   

سورة الدّخان PREV

سورة الجاثية

Surat Al-Jasiyah

(Yang bertekuk lutut)

Mekkah - 37 Ayat


Muqadimah Surat Al-Jasiyah

Surat Al Jaatsiyah terdiri atas 37 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ad Dukhaan.

Dinamai 'Al Jaastiyah' (yang berlutut) diambil dari perkataan 'Jaatsiyah' yang terdpat pada ayat 28 surat ini.

Ayat tersebut menerangkan tentang keadaan manusia pada hari kiamat, yaitu semua manusia dikumpulkan ke hadapan mahkamah Allah Yang Maha Tinggi yang memberikan keputusan terhadap perbuatan yang telah merka lakukan di dunia. Pada hari itu semua manusia berlutut di hadapan Allah.

Dinamai juga dengan 'Asy Syari'ah' diambil dari perkataan 'Syari'ah' (syari'at) yang terdapat pada ayat 18 surat ini.

Pokok-pokok isinya:

1.Keimanan:

Keterangan-keterangan dan dalil-dalil atas adanya Allah pencipta dan bumi; buruk dan baik yang dikerjakan oleh manusia akibatnya bagi dirinya sendiri; Allah Pelindung orang-orang yang bertakwa; kebesaran dan keagungan hanya hak Allah semata; kepastian bahwa Allah-lah yang menghidupkan, mematikan dan menghimpunkan manusia pada hari kiamat; keterangan-keterangan mengenal huru-hara hari kiamat dan bagaimana tiap-tiap orang menerima perhitungan pekerjaannya di akhirat; pada hari kiamat jelaslah bagi orang-orang musyrikin keburukan perbuatan-perbuatan yang mereka kerjakan di dunia, dan mereka tidak lepas dari azab yang waktu di dunia mereka perolok-olokan.

2.Hukum-hukum:

Perintah kepada Rasulallah s.a.w. supaya jangan mengikuti orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya dan jangan menuruti kemauan mereka.

3.Kisah:

Kisah Bani Israil yang telah diberi ni'mat oleh Allah, tetapi mereka berpaling dan menyeleweng dariajaran agama, sehingga timbul perselisihan yang hebat antara sesama mereka.

4.Dan lain-lain:

Ancaman kepada orang-orang musyrik yang mendustakan ayat Allah serta berlaku sombong terhadapnya; kebatalan pendapat kaum Dahriyah (atheisme, sceptisme dan vrij denker), keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

Bismillahirrahmaanirrahiim
  

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ ﴿ ٢٤

waqaaluu maa hiya illaa hayaatunaa alddunyaa namuutu wanahyaa wamaa yuhlikunaa illaa alddahru wamaa lahum bidzaalika min 'ilmin in hum illaa yazhunnuuna

[45:24] Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.


Semua Dari Ayat Ini

سورة الدّخان PREV  NEXT سورة الَأحقاف

SPECIAL THANKS :
  • ALLAH S.W.T
  • MUHAMMAD S.A.W
  • INDOWEBSITE
  • STACKOVERFLOW
  • QURAN DATABASE
  • EVERYAYAH.COM
MUSHAF.ID
(MUSHAF KITAB SUCI AL-QURAN, AL-QURANUL KARIM, QURAN, QURAN TERJEMAH BAHASA INDONESIA) ADALAH PROJECT PRIBADI MUHAMMAD FERDIAN.

©2024 MUSHAF.ID | ALL RIGHTS RESERVED.

Hosting & Domain di IndoWebsite